Senin, 26 Desember 2011

Gejolak Timur Tengah


Mereka yang dulu dipuja-puja,dihormati, ketika generasi berganti,akhirnya dicaci maki, bahkan tragisnya dibunuh oleh rakyatnya sendiri. Beberapa pemimpin yang dulu dianggap pahlawan, akhir hidupnya penuh dengan kenestapaan.





Kita menyaksikan bagaimana beberapa pemimpin negara diturunkan dengan cara yang tidak baik oleh rakyatnya sediri. Dan ini juga terjadi di Negara-negara yang penduduknya mayoritas muslim, terutama Timur Tengah, mulai dr Tunisia, Mesir, Libia, Suriah dan Yaman.






Moammar Khadafi (penguasa Libia), ia tidak hanaya dipuja-puja rakyatnya, bahkan tidak sedikit juga pengagumnya di mancanegara. Tapi akhir hidupnya sungguh sangat mengenaskan. Dibunuh dengan sangat biadab. Tak hanya itu, mayatnya, yang dalam ajaran islam seharusnya segera dimakamkan, justru dijadikan pameran. Dan ironisnya, ini dilakukan oleh rakyatnya, yang sesame muslim, yang hidup di Negara yang mereka klaim sebagai Negara Islam. Perlakuan orang Islam yang sangat tidak Islami.
 
Karena para penguasa itu memegang kekuasaan terlalu lama, terjadilah beberapa penyimpangan dan perilaku berlebih-lebihan. Disadari ataupun tidak disadari. Okelah mungkin ini bias dijadikan alas an. Tapi memperlakukan mereka dengan cara-cara seperti yang dilakukan pada Moammar Khadafi, jelas sangat jauh dari ajaran Islam.
Seorang pemimpin yang beragama Islam haruslah selalu mendidik dirinya untuk berpegang teguh dengan dengan aturan Allah SWT. Bukan mengikuti hawa nafsunya sendiri. Banyak ibrah yang diperlihatkan Allah SWT, akhir tragis seseorang yang dulu dipuja sebagai pahlawan yang kemudian menjadi pesakitan.
Jadi, penilaian kepahlawanan seseorang itu bersifat relatif. Tentu selama ukurannya adalah ukuran manusia, nilai kepahlawanan serba relatif, sesuai dengan kepentingan dan penafsiran manusia tersebut. Berbed jika ukurannya adalah ukuran agama, karena Allah sendirilah yang akan menilainya.


Marilah kita, kaum muslimin semuanya, menjadi pahlawan di mata Allah SWT. Bukan sekedar pahlawan di mata manusia.


Sumber : Majalah Al-kisah

Minggu, 25 Desember 2011

Life Without Limbs

 Kisah Sukses Seseorang Tanpa Tangan dan Kaki
 

Nicholas James Vujicic (lahir 4 Desember 1982) adalah seorang pengkhotbah, seorang pembicara motivasi dan Direktur organisasi nirlaba Hidup Tanpa Limbs. Lahir tanpa anggota badan karena gangguan Tetra-amelia langka, Vujicic harus hidup dengan kesulitan dan penderitaan sepanjang masa kecilnya.
Namun, ia berhasil mendapatkan lebih kesulitan ini dan, di tujuh belas, mulai organisasi sendiri nirlaba Life Without Limbs. Setelah sekolah, Vujicic dihadiri universitas dan lulus dengan besar ganda. Dari titik ini, ia mulai perjalanan sebagai seorang pembicara motivasi dan hidupnya menarik lebih banyak liputan media massa. Saat ini, dia secara teratur memberikan pidato tentang topik, seperti cacat, harapan, dan menemukan arti hidup.



KEHIDUPAN AWAL
Anak pertama lahir dari sebuah keluarga Serbia , Nick Vujicic lahir di Brisbane, Australia dengan gangguan Tetra-amelia langka: tanpa kaki, hilang kedua lengan di tingkat bahu, dan tak berkaki tapi dengan dua kaki kecil, salah satu yang memiliki dua jari kaki.
 




Hidupnya penuh dengan kesulitan dan kesulitan. Salah satunya yang dilarang oleh hukum negara bagian Victoria dari menghadiri sekolah utama karena cacat fisik, meskipun ia tidak mengalami gangguan mental. Namun, akhirnya Vujicic adalah salah satu siswa cacat pertama yang akan diintegrasikan ke sekolah mainstream ( adalah istilah yang mengacu pada praktek mendidik siswa dengan kebutuhan khusus di kelas reguler selama jangka waktu tertentu berdasarkan keahlian siswa tersebut).












Ditindas di sekolahnya, Vujicic tumbuh sangat tertekan, dan pada usia 8 tahun, mulai memikirkan bunuh diri. Pada usia 10, ia mencoba untuk menenggelamkan dirinya dalam 4 inci air, tapi tidak pergi melalui dengan itu dari cinta untuk orang tuanya. Setelah memohon pada Tuhan untuk tumbuh lengan dan kaki, Nick akhirnya mulai menyadari bahwa prestasi adalah inspirasi bagi banyak orang, dan mulai bersyukur kepada Tuhan karena hidup.





Sebuah titik balik penting dalam hidupnya adalah ketika ibunya dia menunjukkan artikel surat kabar tentang seorang pria berhubungan dengan cacat berat. Dia menyadari bahwa ia bukan satu-satunya dengan perjuangan besar. Seiring berjalannya waktu Nick mulai memeluk situasinya dan mencapai hal-hal yang lebih besar. Dalam tujuh kelas, Nick terpilih kapten dari sekolah dan bekerja dengan dewan mahasiswa di sana pada berbagai acara penggalangan dana bagi badan amal lokal dan kampanye cacat. Ketika ia berumur tujuh belas, ia mulai memberikan ceramah di kelompok doanya, dan akhirnya mulai organisasi non-profit nya, Life Without Limbs.
Pada tahun 2005 Nick dinominasikan untuk “Young Australia of the Year” Award.


Karir
Nick lulus dari universitas pada usia 21 dengan dua jurusan Akuntansi dan Keuangan Perencanaan. Ia memulai perjalanannya sebagai seorang pembicara motivasi, fokus pada topik yang remaja saat ini wajah. Dia juga berbicara di sektor korporasi, meskipun tujuannya adalah untuk menjadi seorang pembicara inspirasional internasional, baik di tempat Kristen dan non-Kristen. Ia secara rutin melakukan perjalanan internasional untuk berbicara dengan jemaat-jemaat Kristen, sekolah, dan rapat perusahaan. Dia telah berbicara kepada lebih dari tiga juta orang sejauh ini, di lebih dari 24 negara di lima benua (Afrika, Asia, Australia, Amerika Selatan, dan Amerika Utara).




 
Pada usia 25 tahun, Nick berharap untuk menjadi mandiri secara finansial. Dia berharap untuk mempromosikan kata-kata melalui acara televisi seperti The Oprah Winfrey Show, dan juga dengan menulis buku. Buku pertamanya, direncanakan selesai pada akhir tahun 2009, diberi title No Arms, No Legs, No Worries!.













Rabu, 16 November 2011

Mematikan lampu saat tidur

Sebagian orang tidak menyukai saat tidur dalam keadaan gelap, rasa takut dan hal-hal lain yang membuat mereka enggan untuk mematikan lampu. Padahal jika saat tidur dalam keadaan gelap membawa efek bermanfaat buat kesehatan, bukan hanya menghemat energy, tapi juga lebih aman tentunya.

Mematikan lampu ketika tidur malam yang gelap diam-diam berkolaborasi dengan tubuh. Hanya dalam keadaan yang benar-benar gelap tubuh menghasilkan Melantonin, salah satu hormon dalam sistem kekebalan yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat (Ahli biologi Joan Rober).

Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala di malam hari – sekecil apapun sinarnya menyebabkan produksi hormon melantonin terhenti. Biolog Joan Roberts menemukan rahasia ini setelah melakukan percobaan pada hewan. Ketika hewan diberi cahaya buatan pada malam hari, melantoninnya menurun dan sistem kekebalan tubuhnya melemah.

Rupanya, cahaya lampu – seperti televise, komputer – menyebabkan hormon menjadi sangat lelah. Oleh karena itu, selain menghemat energi, dengan mematikan lampu ketika tidur merupakan cara alami untuk meningkatkan kesehatan tubuh.
 sumber:
http://istqmhr.wordpress.com/2011/10/21/manfaat-matikan-lampu-saat-tidur/

Tertawa untuk Kesehatan

PENELITI sudah membuktikan bahwa tertawa bagus untuk kesehatan. Tertawa bisa menghilangkan stres dan mencegah hampir 70 jenis penyakit. Karena itu, jika Anda ingin bebas dari penyakit, tertawalah!

Para ilmuwan dari Universitas Oxford percaya, bahwa tawa yang tidak terkendali melepaskan endorfin yang tidak hanya menyebabkan perasaan euforia, tetapi juga mengurangi rasa sakit. Efek ini dihasilkan ketika udara keluar dari paru-paru sambil tertawa.

Sebagai bukti, percobaan telah dilakukan terhadap dua kelompok. Kelompok pertama diminta untuk menonton video lucu selama 15 menit dan kelompok kedua dipaksa untuk menonton program membosankan yang didedikasikan untuk golf.

Ternyata para relawan menemukan, mereka yang telah tertawa, 10 persen lebih mampu memertahankan rasa sakit. Sebelum melihat video, mereka tidak bisa menolak rasa sakit lebih baik daripada relawan kelompok kedua. Demikian dikutip dari Genius Beauty, Kamis (20/10/2011).

Jenis tawa juga memainkan peran. Selain itu, para ilmuwan memutuskan bahwa lelucon sederhana dalam gaya seri komedi lebih baik ditonton jika Anda harus menanggung rasa sakit.
 sumber :
http://zamil-created.blogspot.com/2011/11/manfaat-tertawa-untuk-kesehatan.html

Cara Mengatasi Insomnia

  Pada tulisan ini kita akan mencoba membahas tentang cara mengatasi insomnia atau cara mengatasi susah tidur. Diperkirakan banyak sekali orang saat ini yang susah tidur pada malam hari. Berbagai hal yang biasa mereka alami terkati Insomnia adalah kesulitan tidur di malam hari, terjaga di tengah malam atau bangun terlalu awal dan tidak bisa tidur lagi.
Dalam tulisan ini akan dibahas beberapa cara mengatasi insomnia akut, baik cara mengatasi insomnia untuk lansia dan juga kepada mereka yang masih berumur muda, dan tentu cara menghindari insomnia yang akan dibahas merupakan cara yang paling sederhana dan tradisional.

Berikut adalah Cara Mengatasi Insomnia selengkapnya:
1. Mandilah yang lama dan senyaman mungkin dengan air hangat sebelum berangkat tidur. (cara ini dapat menurunkan ketegangan otot-otot tubuh, sehingga Anda dapat rilek betul sebelum tidur).

2. Bacalah buku atau lakukan sesuatu secara berulang-ulang aktivitas Anda yang membosankan, seperti menjahit. Cobalah untuk tidak menonton televisi atau mendengarkan radio. Gangguan seperti ini akan meminta perhatian Anda dan menyebabkan terus terjaga.

3. Hindari kafein dalam segala bentuk setelah makan siang (kopi,the,coklat,cola dan beberapa minuman ringan lainnya yang mengandung stimulan ini, begitu pula obat-obatan yang dijual bebas atau harus ditebus dengan resep dokter, periksalah label komposisinya). Ini adalah hal terakhir yang dibutuhkan olah imsomniak sukar tidur.

4. Jangan tidur siang, betapapun ngantuknya Anda. (tidur siang mengurangi kwalitas tidur malam)

5. Langkah yang tidak kalah pentingnya adalah dengan terapi refleksi yang dapat mengendorkan ketegangan akibat rutinitas dan telah terbukti mampu mengobati imsomnia kronis.

6. Menghitung secara perlahan serupa dengan aktivitas hipnotis. Dengan membayangkan citra monoton yang terus menerus, mungkin akan membuat Anda bosan dan akhirnya dapat tidur

7. Hilangkan semua kecemasan ketika tidur . jangan biarkan diri Anda memikirkan kesalahan yang telah Anda perbuat tadi siang. Sekarang Anda sedang tidak bekerja. Maksudnya adalah mengkaitkan dipan atau kasur dengan tidur.


8. Aturlah ruang tidur senyaman mungkin. Ciptakan suasana yang tenang dan gelap. Gunakanlah bantal atau selimut yang bersih dan segar dan jaga suhu ruangan senyaman mungkin (jangan terlalu panas atau dingin).
Nah....tinggal kalian praktekin tuh, ane cuma bantu loh!! kalo gak manjur ya maaf...kan ane cuma mau bantu....
sumber: 
http://mengatasiinsomnia.blogspot.com/2011/10/baca-nih.html

Berbicara Satu Lawan Satu

DASAR-DASAR PERCAKAPAN YANG BERHASIL
  • Kejujuran
  • Sikap yang benar
  • Minat terhadap orang lain
  • Membuka diri sendiri
Berbicara itu seperti bermain golf, mengendarai mobil, atau mengelola toko – semakin sering melakukannya, semakin mahir Anda jadinya, dan semakin senang Anda melakukannya. Tetapi Anda harus mengetahui dasar-dasarnya terlebih dulu.

Saya beruntung telah mencapai suatu tingkat keberhasilan dalam berbicara. Barangkali saat membaca buku ini, Anda akan berpikir dalam hati, “Oh, jelas – dia dapat mengatakan berbicara itu menyenangkan. Dia senang melakukannya.”
Memang benar, berbicara merupakan bakat alami bagi saya, tapi bukankah mereka yang mempunyai kemampuan alami untuk suatu hal pun harus berusaha mengembangkannya? Yaitu mengubah bakat menjadi keahlian. Ted Williams, pemukul bisbol terbesar yang dikarunia bakat alami lebih daripada siapa pun, mati-matian berlatih seperti orang-orang lain. Luciano Pavarotti dilahirkan dengan suara indah, tetapi ia tetap belajar menyanyi.

Saya mempunyai satu bakat alami, dan kecenderungan, untuk berbicara. Tetapi saya pernah mengalami begitu banyak kejadian di mana berbicara tidaklah mudah.

DEBUT SAYA YANG GAGAL
Kalau Anda pernah menikmati sebuah stasiun radio di Miami Beach 37 tahun yang lalu dan menjadi saksi hari pertama saya siaran, Anda akan keheranan bahwa saya bisa bertahan, dan cukup berhasil, sebagai pembicara profesional.
Itu terjadi di stasiun WAHR, sebuah stasiun kecil berseberangan dengan kantor polisi, di First Street, dekat Washington, di pagi hari tanggal 1 Mei 1957. Tiga minggu saya berada di sana, berputar-putar, berharap dapat masuk ke dunia radio impian saya. General manager stasiun itu, Marshall Simmonds, mengatakan ia menyukai suara saya (padahal kata orang lain saya tidak dapat mengandalkannya), tapi ia tidak mempunyai lowongan. Saya tidak menjadi kecil hati. Saya bertekad akan mempergunakan kans saya, dan itu saya katakan padanya. Katanya boleh saja. Kalau saya masih berminat, saya akan mendapat pekerjaan begitu ada lowongan.

Saya baru saja keluar dari Brooklyn, dan saya dapat tinggal bersama paman saya Jack dan istrinya di sebuah apartemen kecil dekat stasiun itu, sambil menunggu kesempatan. Saya tidak mempunyai uang, sekadar berteduh di rumah paman saya saja. Setiap hari saya datang ke stasiun itu, mengamati para disc jockey (DJ) yang sedang siaran, penyiar yang membacakan berita, dan penyiar olahraga yang memberikan hasil-hasil pertandingan olahraga.

Saya perhatikan dengan penuh kekaguman kisah-kisah langsung dari AP (American Press) dan UPI (United Press International). Saya tulis beberapa cerita pende, berharap seseorang mau mengudarakannya. Tiba-tiba, setelah tiga minggu, seorang DJ yang bertugas pagi hari keluar. Marshall memanggil saya ke kantornya di hari Jumat, dan memberitahu bahwa saya mendapat pekerjaan, mulai Senin pagi jam sembilan. Saya memperoleh lim puluh lima dolar seminggu. Saya mengudara dari jam sembilan sampai sore, Senin sampai Jumat. Sore hari saya mengerjakan siaran berita dan siaran olahraga sampai selesai jam lima.
Mimpi saya menjadi kenyataan! Tidak hanya bekerja di radio – saya akan mengudara selama tiga jam setiap pagi, plus setengah lusin kali atau lebih di sore harinya. Saya akan mengudara sesering Arthur Godfrey, superstar CBS itu.

Saya tidak tidur sepanjang akhir minggu itu. Saya terus melatih kata-kata yang akan saya ucapkan di radio. Jam delapan tiga puluh di hari pertama saya, saya seperti keranjang basket. Saya minum kopi dan air untuk mulut dan kerongkongan saya yang kekeringan. Saya membawa rekaman theme song saya, Swingin’ Down the Lane-nya Les Elgart, siap memasangnya begitu saya masuk ke studio. Saat itu saya semakin gugup saja.
Kemudian Marshall Simmonds memanggil saya ke kantornya untuk memberikan ucapan selamat. Setelah saya mengucapkan terima kasih kepadanya, ia bertanya, “Nama apa yang akan kaupakai?”
Kata saya, “Apa maksud Anda?”
“Yah, kau tidak dapat memakai Larry Zeiger. Ini soal etnik. Orang tidak akan dapat mengeja atau mengingatnya. Kau perlu nama yang bagus. Kau tidak akan memakai Larry Zieger.”
Ia membuka Miami Herald di mejanya. Di situ ada sehalaman penuh King’s Wholesale Liquors. Marshall menunduk, lalu berkata, “Bagaimana jika Larry King?”
“Oke.”
“Baiklah. Itulah namamu – Larry King. Kau membawakan The Larry King Show.
Jadi, begitulah saya, dengan pekerjaan baru, pertunjukan baru, theme song baru, bahkan nama baru. Berita datang pukul sembilan, dan saya duduk di dalam studio, diiringi Swingin” Down the Lane, siap menyiarkan The Larry King Show kepada pendengar. Mulut saya serasa seperti kapas.
Sebagai teknisi (seperti halnya di stasiun radio kecil), saya memulai theme song itu. Musik mulai. Lalu saya lirihkan perlahan agar saya bisa mulai berbicara. Tetapi tidak ada yang keluar.
Lalu saya keraskan lagi musiknya dan saya lirihkan lagi. Tetap saja tidak ada kata yang keluar dari mulut saya. Sampai tiga kali. Satu-satunya yang didengarkan para pendengar saya adalah rekaman lagu yang volumenya naik-turun, tanpa diikuti suara manusia.
Saya masih ingat saat berkata pada diri saya bahwa saya salah, saya cuma seorang pembual jalanan, tapi tidak siap melakukannya secara profesional. Saya tahu saya suka jenis pekerjaan ini, tapi jelas saya tidak siap untuknya. Saya tidak mempunyai keberanian untuk melakukannya.
Akhirnya, Marshall Simmonds, orang yang telah begitu baik memberi saya kesempatan yang hebat, marah besar, semarah-marahnya seorang manajer. Ia menendang pintu ruang kontrol sampai terbuka dan mengucapkan tiga kata kepada saya, keras dan jelas, “Ini bisnis komunikasi!”
Kemudian ia berbalik dan pergi sambil membanting pintu.

Saya langsung menghadap ke mikrofon dan mengucapkan kata-kata pertama saya sebagai penyiar,
“Selamat pagi. Ini hari pertama saya di radio. Saya sudah lama ingin mengudara. Saya telah berlatih sepanjang akhir minggu. Lima belas menit lalu mereka memberi saya nama baru. Saya telah membawa sebuah theme song yang siap diputar, tapi mulut saya kering. Saya gugup. General manager baru saja menendang pintu dan berkata, “Ini bisnis komunikasi.’”
Setelah mengucapkan sesuatu, saya jadi lebih yakin untuk memulai. Saya jadi mampu berbicara, dan pertunjukan selanjutnya berjalan lancar. Itulah awal karier saya dalam berbicara. Saya tidak pernah gugup lagi di radio.

KEJUJURAN
Satu hal yang saya pelajari mengenai berbicara, pagi itu di Miami Beach: Entah Anda mengudara atau tidak: Jujurlah. Anda tidak akan salah, dalam dunia kepenyiaran atau bidang-bidang bicara apa pun. Arthur Godfrey mengatakan hal yang sama pada saya tentang cara menjadi penyiar yang berhasil: Biarkan para pendengar dan penonton merasakan pengalaman-pengalaman dan perasaan Anda.
Ketika saya membuat debut sebagai pembawa talk show, di Miami juga, saya mempunyai pengalaman yang sama. Itulah kedua kalinya saya gugup di udara, selain pengalaman pertama di radio dulu.
Saya belum pernah tampil di televisi sebelumnya, dan saya merasa gugup. Produser menyuruh saya duduk di kursi putar. Kesalahan besar. Karena gugup, saya memutar-mutar kursi ke kiri dan ke kanan, dan setiap penonton di sana dapat melihatnya.
Ini benar-benar menggelikan, lalu saya gunakan insting saya. Saya letakkan para penonton di posisi saya. Saya beritahu mereka saya gugup. Saya katakan saya telah di radio selama tiga tahun, tapi ini pertama kalinya saya di televisi. Dan seseorang menyuruh saya duduk di kursi putar ini.
Jadi, sekarang semua orang sudah tahu situasi saya, dan saya tidak gugup lagi. Saya lebih enak berbicara, dan lebih berhasil di malam pertama saya di televisi, karena saya jujur kepada orang-orang yang saya ajak bicara.
Kemudian seseorang bertanya pada saya, “Seandainya Anda berjalan-jalan di NBC News, lalu seseorang menggamit Anda dan menyuruh Anda duduk di kursi di dalam studio, menyodorkan setumpuk kertas pada Anda dan berkata, “Brokaw sakit. Kau yang mengudara,’ dan lampu dinyalakan. Apa yang akan Anda lakukan?”
Saya katakan saya akan benar-benar jujur. Saya akan menatap kamera dan berkata, “Saya sedang jalan-jalan di NBC ketika seseorang mengejutkan saya, menyodorkan kertas-kertas ini, dan berkata, ‘Brokaw sakit. Kau yang mengudara’.”
Kalau saya berkata demikian, semua pemirsa akan tahu saya belum pernah membawakan berita, saya tidak tahu apa yang terjadi, saya membaca sesatu yang asing bagi saya, saya tidak tahu kamera mana yang harus dilihat. Sekarang semua pemirsa berada di posisi saya. Mereka bisa memahami saya. Mereka tahu saya jujur kepada mereka, dan saya akan berusaha sebaik-baiknya untuk mereka.

Saya berhasil berkomunikasi dengan mereka, bukan hanya mengenai apa yang saya komunikasikan, tapi juga dilema yang saya hadapi. Sekarang saya dalam posisi yang lebih baik terhadap mereka daripada seandainya saya berusaha mengingkarinya. Sebaliknya, jika saya dapat tampil percaya diri, segalanya berlangsung lancar, dan saya mampu mengkomunikasikan ini kepada pemirsa saya, saya mengajak mereka bersama-sama saya untuk alasan yang sama – saya menjadikan mereka bagian dari pengalaman saya.

Sumber: Seni Berbicara kepada siapa saja, kapan saja, dimana saja. Author: Larry King

Tips Merawat Ikan Arwana


Anda harus memperhatikan Cara pemeliharaan ikan arwana dan cara perawatan ikan arwana agar ikan kesayangan anda selalu vit dan bergairah...Maka bagi penggemar yang sungguh-sungguh mencintai arwana, pastilah memperhatikan seluk-beluk di sekitar perawatan. Harapannya, agar arwana dalam akuarium bisa tampil anggun dan asri.
Dari beberapa langkah   Cara pemeliharaan ikan arwana dan cara perawatan ikan arwana mungkin para hobis arwana bisa jadi patokan langkah-langkah berikut ini : 

1. Perhatikan peralatan aquarium
Berhasil tidaknya akuarium menjadi tempat yang nyaman bagi ikan arwana, sungguh dipengaruhi oleh kelengkapan sarana pendukungnya.

Aerator
Fungsi aerator atau pompa udara adalah menyuplai udara ke dalam air akuarium, dan sekaligus menguapkan atau mendorong hasil sisa-sisa pembakaran ke luar dari akuarium. Aerator dikatakan baik, jika arus listrik yang menggerakkannya kecil, tetapi udara yang ditiupkannya relatif banyak.

Heater & Thermometer
Alat pemanas (heater) ini diperlukan terutama pada waktu suhu air akuarium turun drastis. Sedangkan alat pengontrol suhu air atau termometer juga dipasang dalam akuarium. Di daerah dingin, heater dan termometer ini sangat dibutuhkan.

Filter
Fungsi filter atau penyaring untuk menyaring air dalam akuarium. Kerja filter mencakup ini untuk menyedot air akuarium, menyaring, dan mengembalikannya lagi ke dalam akuarium dalam kondisi bersih.

Lampu TL
Keberadaan lampu TL, selain menyinarkan cahaya, juga sanggup mempercantik penampilan akuarium. Tapi, jangan sampai sinar lampu TL justru menimbulkan panas yang melebihi kebutuhan. Idealnya untuk akuarium seluas 80×40 cm memerlukan lampu TL berdaya 20 watt.

2. Rajin melakukan perawatan akuarium
Mau tak mau jika Anda terlanjur mencintai ikan arwana dalam akuarium, cukuplah rajin melakukan perawatan. Sebab déngan demikian itu, penampilan arwana dalam akuarium tampak sehat, segar, dan menyenangkan.

Pemberian makanan
Menu utama arwana dalam akuarium adalah kelabang. Tapi jangan terus- menerus diberi kelabang, sebaiknya divariasi déngan makanan lain. Contohnya: 
  • udang, 
  • kecoa,
  • katak, 
  • lipan, 
  • kadal, 
  • maupun jangkrik.

Pengontrolan & pergantian air

Setiap hari diwajibkan diharuskan mengontrol suhu dan pH air. Adapun suhu air ideal bagi ikan arwana sekitar 25-27 derajat Celcius. Andaikata suhu air dingin, segera nyalakan heater hingga suhu air sesuai kebutuhan. Sedangkan pH yang dikehendaki sekitar 6-8,5. Andaikata pH terlalu rendah, maka tambahkan kapur ke dalam akuarium. Selain itu, sanitasi air perlu diperhatikan pula, silakan mengobati air akuarium dengan Malachite green, dengan frekuensi 3 minggu sekali.

Dan jangan lupa, air akuarium juga diganti. Namun pergantian air dipilahkan menjadi dua, yaitu: 
  1.  Pergantian air secara reguler setiap 2 hari sekali dengan volume 10% dari seluruh volume air akuarium,
  2. Total pergantian air dilakukan setiap 3 bulan sekali. Jika Anda menggunakan air PAM, sebaiknya dibiarkan 24 jam terlebih dahulu agar kandungan khlor mengendap, dan setelah itu bisa dimasukkan ke dalam akuarium.

3. Penataan interior akuarium
Kehidupan di dalam akuarium adalah replika lingkungan hidup di alam bebas. Oleh karena itu, perlu penataan interior dalam akuarium. Ini berarti menuntut apresiasi estetika, sehingga perpaduan antara keindahan akuarium dengan anggunnya ikan arwana sanggup menampilkan nuansa kesejukan yang harmonis.

Tanaman air
Mengingat asal-muasal ikan arwana yang suka bersembunyi di bawah tanaman air, maka kita pun siap menyediakan tanaman dimaksud. Ada beberapa jenis tanaman air yang dapat dipilih antara lain: 
  • Vallisneria spiralis, 
  • Hidrilla verticillata, 
  • Riccia fluiutana, 
  • Higrophila polisperma, 
  • Pistia stratiotes, 
  • Najas indica, dan sebagainya.

Pasir batuan
Pasir digunakan sebagai landasan peletakan batuan. Sebaiknya digunakan pasir sungai, yang masih bercampur dengan humus. Di sarung samping itu, diberi juga batuan dan termasuk karang-karangan. Ukuran batu ideal berdia meter 3 mm. Batuan tersebut memiliki berbagai corak dan warna yang beragam namun tetap indah.
Demikian Sedikit Tips Cara Pemeliharaan Dan Perwatan Ikan Arwana 
 
sumber: 
http://dangstars.blogspot.com/2011/10/tips-merawat-ikan-arwana.html